Corong Publik, Kapuas Hulu, Kalbar // – Masyarakat Desa Siawan, Kecamatan Bunut Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, menyampaikan keluhan serius terkait kondisi infrastruktur kelistrikan. Sebuah tiang listrik di jalur penghubung Desa Siawan dengan Desa Palabuin dilaporkan dalam kondisi condong dan berpotensi tumbang, pada Selasa (5/5/2026)
Adapun tiang listrik yang sangat condong tersebut berbatasan langsung antara Desa Siawan dengan Desa Palabuin. Posisi ini membuat tiang berada di titik mobilitas warga kedua desa, sehingga risiko terhadap keselamatan publik menjadi lebih tinggi.
Kondisi tiang yang miring itu diperparah dengan anomali operasional: lampu penerangan jalan umum di titik tersebut menyala terus menerus, siang dan malam. Dua masalah ini memicu kekhawatiran ganda di kalangan warga.
Tiang dengan sudut kemiringan ekstrem jelas menimbulkan risiko. Karena letaknya tepat di perbatasan Desa Siawan dan Desa Palabuin, potensi korban tidak hanya warga satu desa. Anak sekolah, petani, dan pengendara motor dari dua desa melintas setiap hari di jalur ini. Faktor cuaca seperti hujan deras dan angin kencang di musim ini meningkatkan urgensi penanganan.
“Kalau tumbang, kabel bisa putus. Bahaya kena setrum. Apalagi ini jalan utama yang dipakai dua desa,” ujar salah satu warga Desa Siawan yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Secara regulasi, pemeliharaan tiang dan jaringan distribusi listrik merupakan tanggung jawab PT PLN Persero.
Warga berharap ada respons cepat sebelum terjadi insiden, mengingat posisi tiang yang berada tepat di perbatasan dua Desa
Dari sisi kebijakan publik, kasus ini jadi pengingat pentingnya audit berkala infrastruktur dasar di wilayah pedesaan, terutama pada titik-titik perbatasan yang jadi urat nadi mobilitas antar desa. Mitigasi risiko tidak bisa menunggu sampai jatuh korban.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari PLN ULP Putussibau maupun Pemdes Siaran dan Pemdes Palabuin terkait jadwal perbaikan.
Sumber : Mimi
( Heru )







