Corong Publik News, Bengkayang, Kalbar // – Kerusakan mulai terlihat pada ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Sanggau Ledo menuju Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang. Sejumlah titik di badan jalan kini mengalami kerusakan, bahkan terdapat lubang yang berada tepat di tengah jalur kendaraan sehingga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pantauan awak media di lokasi, pada Kamis (17 /7/2026), lubang tersebut telah menganga dengan genangan air di dalamnya. Lapisan aspal terlihat mengelupas dan material batu mulai bermunculan.
Posisi lubang yang berada di tengah badan jalan membuat pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat harus mengurangi kecepatan atau menghindar ke sisi jalan maupun jalur berlawanan.
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan lalu lintas, terlebih pada malam hari atau saat hujan ketika lubang tertutup genangan air dan sulit terlihat oleh pengendara.
Ruas jalan tersebut diketahui merupakan jalan yang dibangun menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Warga berharap pemerintah maupun instansi yang berwenang segera melakukan penanganan sebelum kerusakan semakin meluas.
Salah seorang warga Kecamatan Tujuh Belas, Markus, mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah cukup lama terjadi. Namun hingga saat ini belum terlihat adanya upaya perbaikan.
“Lubang di jalan itu sudah lama, sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan. Saya selaku warga berharap segera ditangani supaya kerusakannya tidak semakin melebar. Jangan sampai menunggu ada korban baru diperbaiki,” ujar Markus kepada awak media.
Menurutnya, setiap hari ruas jalan tersebut dilalui kendaraan pribadi, angkutan barang, hingga truk bertonase besar. Apabila tidak segera diperbaiki, kerusakan dikhawatirkan akan semakin parah dan membahayakan keselamatan masyarakat.
Warga pun meminta Pemerintah Kabupaten Bengkayang maupun instansi terkait segera melakukan perbaikan, minimal penambalan sementara, agar lubang tidak semakin membesar dan arus lalu lintas tetap aman.
Masyarakat berharap keluhan ini segera mendapat perhatian sehingga infrastruktur yang dibangun menggunakan anggaran negara dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengancam keselamatan para pengguna jalan.
( Rinto Andreas )







