Diduga Drainase Tersumbat, Kawasan Mahkota Hotel Singkawang, Tergenang Air Hujan

Corong Publik News, Singkawang, Kalbar // – Genangan air kembali terjadi di ruas jalan depan Mahkota Hotel, Kota Singkawang, Kalimantan Barat pada Sabtu (18/7/2026). Kondisi tersebut diduga disebabkan saluran drainase yang tidak berfungsi optimal akibat tersumbat, sehingga air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar.

Berdasarkan pantauan di lokasi, genangan muncul setelah hujan dengan durasi sekitar satu jam mengguyur kawasan tersebut. Meski intensitas hujan tidak berlangsung lama, air tampak menggenangi sebagian badan jalan dan bertahan cukup lama sebelum surut.

Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Selain memperlambat arus lalu lintas, genangan juga dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas saat hujan maupun sesudahnya.

Sejumlah warga berharap Pemerintah Kota Singkawang melalui dinas terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap sistem drainase di kawasan tersebut. Mereka menilai perlu dilakukan normalisasi dan pembersihan saluran secara berkala agar aliran air kembali lancar serta mencegah terulangnya genangan setiap kali hujan turun.

“Kalau hujan sekitar satu jam saja sudah tergenang seperti ini, berarti perlu ada pengecekan terhadap saluran drainasenya. Jangan sampai kondisi ini terus berulang dan membahayakan pengguna jalan,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.

Masyarakat juga meminta persoalan drainase di kawasan Mahkota Hotel menjadi perhatian serius pemerintah. Pasalnya, ruas jalan tersebut merupakan salah satu jalur yang cukup padat dilalui kendaraan dan menjadi akses menuju berbagai fasilitas umum serta kawasan pusat aktivitas masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab pasti terjadinya genangan air maupun langkah penanganan yang akan dilakukan. Dugaan penyebab genangan akibat saluran drainase yang tersumbat masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.

Warga berharap pemerintah segera melakukan evaluasi dan penanganan menyeluruh terhadap sistem drainase di kawasan tersebut agar jalan kembali aman, nyaman, dan bebas dari genangan saat hujan turun.

Pewarta : Gilang 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *