Polsek Monterado Bangun Sumur Bor, Siapkan Sumber Air Dekat Titik Rawan Karhutla

Corong Publik News. Bengkayang, Kalbar // – Upaya menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat Polres Bengkayang. Salah satunya dengan menyiapkan sumber air di kawasan yang rawan terjadi kebakaran.

Polsek Monterado bersama pemerintah desa dan perangkat dusun melakukan pembuatan sumur bor di RT 011/RW 002, Dusun Barabas Baru 2, Desa Mekar Baru, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Kamis (10/9/2026).

Sumur bor tersebut dibuat untuk mendukung penanggulangan Karhutla, terutama saat musim kemarau ketika sumber air seperti sungai, parit, kanal maupun embung mengalami penyusutan.

Kapolsek Monterado IPTU Suhartadi, S.H., M.H., bersama personel Polsek Monterado memantau langsung proses pembuatan sumur bor yang telah dimulai sejak Rabu (9/9/2026).

Hingga Kamis, pengeboran telah mencapai kedalaman 17 meter dan menghasilkan air tanah. Lokasi tersebut dipilih karena merupakan kawasan yang dinilai rawan Karhutla serta memiliki lapisan tanah gambut dengan kedalaman sekitar 1 hingga 2 meter.

Selain itu, kawasan tersebut tercatat pernah mengalami Karhutla sekitar tahun 2020. Kondisi aliran sungai di sekitar lokasi yang mudah menyusut saat kemarau juga menjadi salah satu pertimbangan perlunya sumber air alternatif.

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., melalui Kapolsek Monterado IPTU Suhartadi, S.H., M.H., mengatakan pembuatan sumur bor merupakan langkah mitigasi untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Karhutla.

“Penyediaan sumber air di lokasi yang rawan Karhutla ini diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran. Dengan sumber air yang lebih dekat, petugas akan lebih mudah melakukan pemadaman dan mencegah api meluas,” kata Suhartadi.

Menurutnya, keberadaan sumur bor juga memberikan manfaat bagi masyarakat setelah kondisi kemarau berakhir. Air tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari maupun mendukung kegiatan pertanian warga.

“Kami berharap sumber air ini tidak hanya bermanfaat untuk penanggulangan Karhutla, tetapi juga dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih dan keperluan pertanian,” ujarnya.

Sumur bor tersebut berada di kawasan lahan seluas sekitar 10 hektare dan diproyeksikan memberikan manfaat bagi sekitar 295 kepala keluarga atau 1.032 jiwa di Dusun Barabas Baru 2, Desa Mekar Baru.

Keberadaan sumber air alternatif ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas petugas apabila terjadi kebakaran. Pasokan air yang berada lebih dekat dengan kawasan rawan juga menjadi bagian dari langkah antisipasi agar penanganan api dapat dilakukan sebelum kebakaran meluas.

Sumber : Humas Polres Bengkayang

( Heru )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *