Corong Publik News, Singkawang, Kalbar // – Gerakan sosial Warga Bantu Warga melalui Posko Aksi Kemanusiaan Peduli Karhutla Singkawang resmi mengakhiri rangkaian kegiatan kemanusiaan setelah memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang terdampak kondisi udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis (17/9/2026).
Posko yang berlokasi di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang, tersebut hadir sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap dampak karhutla, terutama kondisi udara yang dinilai dapat memengaruhi kesehatan warga.
Pada hari terakhir pelaksanaan, para relawan tetap membuka pelayanan bagi masyarakat. Layanan yang diberikan antara lain pemeriksaan kesehatan, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan saturasi oksigen, pembagian masker gratis, vitamin, serta sejumlah kebutuhan pendukung lainnya.
Ketua Posko Aksi Kemanusiaan Peduli Karhutla Singkawang, Emon, mengatakan gerakan tersebut terbentuk dari keresahan masyarakat terhadap kondisi cuaca dan kualitas udara yang memburuk akibat karhutla.
“Kami dari berbagai elemen masyarakat dan juga mahasiswa yang tergabung di dalam gerakan sosial Warga Bantu Warga, Aksi Kemanusiaan Peduli Karhutla Singkawang,” ujar Emon.
Sementara itu, Ketua Koordinator Warga Bantu Warga Kota Singkawang, Ibnu Safari, mengatakan keberadaan posko merupakan wujud kepedulian masyarakat untuk membantu warga yang terdampak kondisi udara akibat karhutla.
Ia menjelaskan, pelayanan tetap diberikan hingga hari terakhir dengan fokus membantu masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan serta pembagian masker dan vitamin.
Ibnu berharap gerakan tersebut dapat memberikan manfaat, terutama bagi masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat kondisi udara yang terdampak karhutla.
“Harapan ke depannya mampu mengatasi ataupun dapat membantu dari sesak napas warga yang terdampak dan juga seluruh masyarakat yang ada di Kota Singkawang,” katanya.
Menurut Ibnu, penanganan dampak bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun kelompok tertentu. Masyarakat juga dapat mengambil bagian sesuai dengan kemampuan masing-masing.
“Kami berharap tidak hanya dari yang tergabung di dalam gerakan ini, tapi juga seluruh masyarakat dapat mengambil sikap bahwa kita juga harus peduli, apalagi dalam keadaan bencana saat ini,” pungkasnya.
Pantauan di lokasi, hingga hari terakhir pelaksanaan, relawan Posko Aksi Kemanusiaan Peduli Karhutla Singkawang masih memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan serta membagikan masker dan vitamin kepada warga.
Berakhirnya kegiatan posko bukan berarti berakhirnya kepedulian. Gerakan Warga Bantu Warga diharapkan menjadi bagian dari semangat gotong royong masyarakat Singkawang dalam menghadapi dampak karhutla dan membantu warga yang membutuhkan.
Pewarta : Dewi Setia Ningsih







