Corong Publik News, Bengkayang, Kalbar // – Antrean panjang kendaraan yang hendak mengisi BBM di Stasiun Pengisian BBM AKR, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, kembali dikeluhkan masyarakat. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (4/7/2026) dini hari sekitar pukul 03.08 WIB itu dinilai sangat mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan lainnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan kendaraan memenuhi badan jalan. Para pengantre tampak saling berebut memasuki area AKR sehingga akses jalan menjadi semrawut. Kondisi tersebut menyebabkan pengguna jalan yang tidak ikut mengantre kesulitan melintas dan harus ekstra hati-hati untuk menghindari potensi kecelakaan.
Sejumlah warga menilai kondisi seperti ini bukan lagi persoalan antrean biasa, melainkan sudah mengganggu ketertiban umum karena badan jalan yang merupakan fasilitas publik seolah dikuasai oleh para pengantre.
“Ngape be kita’ ngantri macam urang kerasukan setan?” ujar seorang pengendara sepeda motor dengan nada kesal sambil menggunakan bahasa daerah, tanpa menyebutkan namanya
Keluhan serupa juga disampaikan seorang pengemudi mobil yang hendak menuju arah Pontianak. Ia mengaku sangat terganggu dengan kondisi tersebut karena perjalanan menjadi terhambat dan risiko kecelakaan meningkat akibat kendaraan yang berhenti maupun menyerobot masuk ke area pengisian BBM.
Ia meminta aparat kepolisian bersama instansi terkait segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan antrean agar tidak lagi menggunakan badan jalan sebagai lokasi menunggu. Menurutnya, pembiaran terhadap kondisi yang terus berulang hanya akan menimbulkan keresahan masyarakat dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat berharap pihak pengelola AKR juga melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan agar antrean dapat diatur secara lebih tertib tanpa mengorbankan hak pengguna jalan lainnya. Penegakan aturan lalu lintas dinilai menjadi langkah penting agar ketertiban umum tetap terjaga dan aktivitas masyarakat tidak terganggu setiap kali terjadi antrean pengisian BBM
Dengan diterbitkannya berita belum ada tanggapan apapun dari pengelola stasiun pengisian BBM AKR
.( Heru )







