Corong Publik News, Bengkayang, Kalbar // – Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1209/Bengkayang, atas sinergi dan kolaborasi yang selama ini terjalin bersama Pemerintah Kabupaten Bengkayang dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Hal tersebut disampaikan Bupati Sebastianus Darwis dalam sambutannya pada acara pisah sambut Komandan Kodim 1209/Bengkayang yang berlangsung di Aula Rangkaya, lantai V Kantor Bupati Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Jumat (6/11/2026).
Dalam sambutannya, Darwis menyampaikan ucapan terima kasih kepada Brigjen Inf Aprianda beserta keluarga atas pengabdian dan kerja sama selama bertugas di Kabupaten Bengkayang.
Ia menilai hubungan kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan Forkopimda selama ini berjalan harmonis, penuh kebersamaan, serta saling mendukung dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Menurutnya, kehadiran jajaran TNI dalam berbagai kegiatan pemerintahan maupun kegiatan masyarakat merupakan bentuk nyata kedekatan TNI dengan masyarakat.
“Selama ini kita saling bersinergi, bekerja sama, penuh kolaborasi dan harmonis untuk menjaga stabilitas daerah, mulai dari kawasan perbatasan Siding hingga wilayah pesisir Sungai Raya Kepulauan,” ungkap Darwis.
Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Bengkayang memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Malaysia serta mempunyai kawasan pesisir yang membutuhkan perhatian khusus dari aspek keamanan dan pertahanan.
Ia mengungkapkan, salah satu hal yang telah disampaikan kepada Menteri Pertahanan adalah perlunya pembangunan jalan inspeksi pertahanan dan keamanan di sepanjang kawasan perbatasan.
“Saya sudah menyampaikan kepada Pak Menteri Pertahanan bahwa perlu dibangun jalan inspeksi pertahanan dan keamanan, karena di wilayah seberang sudah membangun infrastruktur tersebut,” ujarnya.
Darwis juga menyoroti masih terbatasnya akses infrastruktur jalan di sejumlah wilayah perbatasan, terutama Kecamatan Siding dan kawasan sekitarnya.
Menurutnya, pembangunan kawasan perbatasan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga menyangkut kepentingan pertahanan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Perbatasan perlu dibangun karena itulah kedaulatan negara kita. NKRI harus kuat, dan wilayah perbatasan sebagai teras negara harus diperhatikan serta diperkuat,” tegasnya.
Selain wilayah perbatasan, Bupati turut mengingatkan pentingnya pengawasan keamanan kawasan pesisir. Ia menyebut sejumlah tantangan yang perlu diantisipasi, seperti pencurian ikan dan potensi masuknya peredaran narkoba melalui jalur pesisir.
Karena itu, menurutnya, kehadiran TNI bersama unsur Forkopimda sangat diperlukan untuk menjaga keamanan dan stabilitas wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Darwis juga menyampaikan bahwa Kabupaten Bengkayang memiliki potensi investasi yang terus berkembang, mulai dari sektor perkebunan kelapa sawit, pertambangan hingga rencana pembangunan industri di kawasan pesisir.
Ia menilai perkembangan investasi tersebut harus diimbangi dengan penguatan keamanan dan koordinasi antarlembaga.
Selain itu, sejumlah proyek strategis nasional, termasuk pembangunan infrastruktur energi dan pengembangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang, menjadi perhatian pemerintah daerah.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan akan meningkatkan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi, sehingga diperlukan kesiapan seluruh unsur keamanan dalam mengantisipasi berbagai tantangan ke depan.
Darwis juga menyampaikan harapan terhadap peningkatan jalan nasional dari Anjungan menuju kawasan Jagoi Babang agar konektivitas transportasi semakin baik dan akses masyarakat semakin lancar.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Sebastianus Darwis menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada pejabat Dandim lama di tempat penugasan yang baru.
Ia juga menyambut kedatangan Letkol Inf Muhammad Solikin Hadi Pranata beserta keluarga untuk menjalankan tugas di Kabupaten Bengkayang.
Darwis berharap Dandim yang baru dapat melanjutkan dan memperkuat hubungan kerja sama yang telah terbangun antara TNI, pemerintah daerah, Polri, serta seluruh unsur Forkopimda.
Menurutnya, tantangan Kabupaten Bengkayang sebagai wilayah perbatasan dan pesisir membutuhkan kekuatan kebersamaan serta komitmen seluruh pihak.
“Kalau kita kuat dan bersama-sama, saya yakin berbagai tantangan yang ada di daerah ini bisa kita hadapi. Mari terus menjaga sinergi untuk Indonesia Raya dan kemajuan Kabupaten Bengkayang,” tutup Sebastianus Darwis.
( Rinto Andreas )







