Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Bocah 10 Tahun Yang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Landak

Corong Publik News, Landak, Kalbar // – Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan tenggelam di Sungai Landak setelah diduga terjatuh dari Jembatan Amboyo, Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak. Kalimantan Barat, Korban diketahui bernama Nathan (10), warga Dusun Nahaya, Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, I Made Junetra, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada Senin (13/7/2026) pukul 19.50 WIB dari Kepala Dusun Nahaya.

Berdasarkan informasi yang diterima, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.10 WIB, ketika korban diduga terjatuh ke Sungai Landak dari Jembatan Amboyo dan tenggelam.

“Pada tanggal 13 Juli 2026 pukul 19.50 WIB, Kantor SAR Pontianak menerima informasi dari Kepala Dusun Nahaya mengenai seorang anak yang terjatuh dari Jembatan Amboyo ke Sungai Landak dan tenggelam.

Setelah menerima laporan tersebut, kami langsung memberangkatkan satu tim Rescue menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan,” ujar I Made Junetra, Selasa (14/7/2026).

Berdasarkan informasi awal yang diterima, korban diduga mengalami kecelakaan saat berada di atas jembatan.

Kendaraan yang dikendarainya diduga menabrak pembatas jembatan sehingga korban terjatuh ke Sungai Landak. Keterangan tersebut masih bersifat sementara dan menjadi bagian dari informasi awal yang diterima petugas di lapangan.

Warga setempat sempat melakukan upaya pencarian sesaat setelah kejadian. Namun hingga malam hari, korban belum berhasil ditemukan sehingga bantuan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak diminta untuk memperkuat proses pencarian.

I Made Junetra menjelaskan, tim Rescue yang diterjunkan telah dilengkapi dengan berbagai peralatan pendukung operasi SAR, antara lain peralatan evakuasi, perlengkapan medis, alat navigasi, perangkat komunikasi, serta peralatan selam.

“Tim Rescue yang kami kerahkan dilengkapi dengan peralatan evakuasi, peralatan medis, peralatan navigasi, peralatan komunikasi, serta peralatan selam untuk mendukung proses pencarian. Kami akan berupaya semaksimal mungkin bersama seluruh unsur SAR gabungan agar korban dapat segera ditemukan,” katanya.

Ia menambahkan, operasi pencarian dilakukan dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian hingga aliran Sungai Landak menggunakan metode pencarian yang disesuaikan dengan kondisi lapangan, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat.

Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR Gabungan masih melaksanakan operasi pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. Pihak SAR akan terus memberikan perkembangan informasi sesuai hasil pencarian di lapangan.

( Rinto Andreas )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *