IWO Indonesia Sambas Laporkan Dugaan Pembabatan Mangrove dan Alih Fungsi Hutan Kalbar ke Kementerian Kehutanan

Corong Publik News, Jakarta // – Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) Kabupaten Sambas, Revie Achary, memaparkan persoalan serius terkait pembabatan hutan mangrove dan alih fungsi kawasan hutan di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Sambas, dalam audiensi bersama Kementerian Kehutanan di Jakarta, pada Kamis (23/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Revie menyampaikan berbagai data dan temuan lapangan yang menunjukkan maraknya pembukaan kawasan hutan mangrove untuk kepentingan perkebunan kelapa sawit dan tambak. Padahal, hutan mangrove memiliki fungsi yang sangat penting sebagai pelindung kawasan pesisir dari abrasi, penyerap karbon, serta habitat berbagai biota laut.

“Kami datang ke Kementerian Kehutanan membawa aspirasi masyarakat pesisir Sambas. Alih fungsi hutan mangrove dan kawasan hutan lindung sudah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Dampaknya tidak hanya memicu banjir rob dan abrasi, tetapi juga mengancam mata pencaharian masyarakat nelayan,” ujar Revie.

Selain itu, Revie menyoroti lemahnya pengawasan di lapangan serta adanya dugaan praktik pembukaan lahan secara ilegal yang melibatkan oknum tertentu. Ia meminta Kementerian Kehutanan untuk memperkuat pengawasan, melakukan evaluasi terhadap perizinan yang telah diterbitkan, serta menindak tegas setiap pelanggaran hukum di wilayah Kalimantan Barat.

“Kami meminta negara hadir untuk melindungi hutan dan masyarakat pesisir. Jangan sampai generasi mendatang hanya mewarisi kerusakan lingkungan akibat lemahnya pengawasan dan penegakan hukum,” tegasnya.

Menanggapi laporan tersebut, pihak Kementerian Kehutanan menyampaikan apresiasi atas informasi yang disampaikan IWO Indonesia Kabupaten Sambas. Kementerian juga menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan menurunkan tim verifikasi lapangan ke Kalimantan Barat.

Audiensi ini merupakan wujud kepedulian IWO Indonesia sebagai organisasi profesi wartawan dalam mengawal isu pelestarian lingkungan, perlindungan kawasan hutan, serta ketahanan ekosistem demi kepentingan masyarakat.

Tentang IWO Indonesia

Revie Achary menjelaskan bahwa Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia) merupakan organisasi profesi wartawan media siber yang berkomitmen mengawal demokrasi, menjaga kelestarian lingkungan, serta memperjuangkan kepentingan publik melalui karya jurnalistik yang profesional, independen, dan berlandaskan kode etik jurnalistik.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *