Corong Publik News, Bengkayang, Kalbar // – Bukan sekadar ngopi dan bersilaturahmi. Pertemuan sejumlah organisasi masyarakat (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP) dan insan pers di Cafe Dee Kopitiam Rangkang, Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang, menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat komunikasi sekaligus menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Bengkayang. Kalimantan Barat, pada Minggu (30/8/2026)
Kegiatan yang mengusung tema “Mari Kita Dukung Program Prioritas Presiden Republik Indonesia serta Memelihara Kondusivitas Kamtibmas di Wilayah Kabupaten Bengkayang” tersebut berlangsung meriah dan lancar.
Pertemuan ini dihadiri Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bengkayang Kurnadi beserta jajaran, Ketua KNPI Kabupaten Bengkayang Albert Pandur Sae Pudaba, S.Sos., M.Sos., Ketua SMSI Kabupaten Bengkayang Rinto Andreas, Ketua Pokja PWI Kabupaten Bengkayang Yulizar, Ketua PJS Kabupaten Bengkayang Stepanus Musi, serta sejumlah jurnalis yang bertugas di wilayah Kabupaten Bengkayang.
Momentum tersebut dinilai penting di tengah dinamika sosial dan berbagai perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat. Ormas, OKP dan media memiliki ruang serta tanggung jawab masing-masing untuk memastikan setiap persoalan tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bengkayang, Kurnadi, menegaskan organisasi yang dipimpinnya siap mengambil bagian dalam menjaga keamanan dan kondusivitas daerah.
“Kami dari MPC Pemuda Pancasila tentunya memiliki peran untuk membantu pemerintah dalam menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. Kami juga berkomitmen untuk terus mengawal berbagai aktivitas organisasi dan masyarakat agar berjalan dengan baik,” ujar Kurnadi.
Menurutnya, perbedaan pandangan maupun aspirasi merupakan hal yang wajar. Namun, penyampaian aspirasi harus tetap dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak mengorbankan keamanan serta ketertiban masyarakat.
Kurnadi juga mengingatkan seluruh kader Pemuda Pancasila agar tidak mudah terpancing atau terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Saya tegaskan kepada teman-teman dari MPC Pemuda Pancasila dan seluruh jajaran organisasi, mari kita sama-sama menjaga stabilitas dan keamanan di daerah kita. Kita boleh menyampaikan aspirasi, tetapi tetap dengan cara yang baik dan menjaga kondusivitas,” tegasnya.
Pertemuan Ormas, OKP dan media tersebut tidak hanya menjadi agenda silaturahmi. Forum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi antar elemen masyarakat.
Media memiliki peran dalam menyampaikan informasi kepada publik, sementara Ormas dan OKP memiliki basis sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jika komunikasi berjalan baik, berbagai persoalan di lapangan diharapkan dapat disikapi secara lebih proporsional sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
Kurnadi menegaskan pihaknya juga siap mendukung program-program prioritas pemerintah sepanjang pelaksanaannya ditujukan bagi kepentingan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk mendukung program prioritas pemerintah. Kami siap dibina oleh pemerintah, menjaga dan melindungi masyarakat, serta siap turun ke lapangan apabila dibutuhkan,” katanya.
Dalam konteks menjaga Kamtibmas, peran media juga tidak kalah penting. Informasi yang cepat harus tetap diimbangi dengan akurasi, verifikasi dan keberimbangan agar pemberitaan tidak justru memicu keresahan.
Karena itu, sinergi antara Ormas, OKP dan media diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan. Komunikasi dan koordinasi perlu terus dibangun, terutama ketika menghadapi isu-isu yang berpotensi menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.
Kegiatan ngopi bareng dan silaturahmi tersebut akhirnya berlangsung dengan aman dan lancar.
Pertemuan itu sekaligus menjadi pesan bersama bahwa menjaga Kabupaten Bengkayang tetap aman dan kondusif bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Ormas bergerak, pemuda berperan, media mengawal informasi semuanya bermuara pada satu kepentingan: menjaga Bengkayang tetap aman, damai dan kondusif.
( Rinto Andreas )







