Corong Publik News, Singkawang, Kalbar // – Aksi protes dan penolakan warga terhadap operasional tempat hiburan malam (THM) di Kota Singkawang memasuki babak baru.
Pada Kamis malam, sejumlah warga berbondong-bondong mendatangi kawasan Jalan Terminal Induk untuk memasang spanduk protes di sekitar area Diamond.
Pemasangan spanduk secara massal ini menjadi bentuk puncak kekesalan masyarakat setempat. Warga menilai pihak pengelola THM mengabaikan kenyamanan lingkungan permukiman dengan terus mengoperasikan hiburan musik hingga larut malam. Spanduk yang dipasang di titik strategis tersebut berisi tuntutan tegas agar segera menghentikan total aktivitasnya.
Zulkifli Anwar Ketua Karang Taruna Cahaya Muda Kelurahan Jawa Kecamatan Singkawang Tengah menilai, aksi spontan warga tadi malam merupakan alaram keras bagi pemerintah Kota Singkawang. Menurutnya, keresahan masyarakat sudah berada di titik jenuh akibat dampak sosial yang ditimbulkan oleh adanya tempat hiburan malam tersebut.
“Aksi warga tadi malam memasang spanduk protes membuktikan bahwa masalah ini tidak bisa dianggap sepele. Lingkungan permukiman di kawasan Terminal Induk butuh ketenteraman. Kami di lembaga rehabilitasi berdiri bersama warga karena THM yang tidak terkontrol ketat sangat rawan menjadi gerbang masuk peredaran miras bebas dan narkoba yang merusak moral generasi bangsa,” ujar Zulkifli, pada Jumat (2/10/2026).
Lebih lanjut ia menyatakan tidak akan mencopot spanduk tersebut sampai ada tindakan nyata dari aparat penegak hukum dan Pemerintah Kota Singkawang untuk menertibkan tempat hiburan itu.
“tindakan nyata dari Pemerintah dan aparat penegak hukum sangat kita nantikan. Agar tensi masyarakat tidak semakin bergejolak,” tutupnya.(Red)







