Jadi Sorotan, Warga Sijangkung Minta Lampu Peringatan di Titik Rawan Kecelakaan, dan Tertib Knalpot Brong 

Corong Publik News, Singkawang, Kalbar // – Jadi Sorotan, Warga Sijangkung Minta Lampu Peringatan di Titik Rawan Kecelakaan, dan Tertib Knalpot Brong  Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, mendapat respons dari Kapolsek Singkawang Selatan, IPTU Dian Edi Sarwono, S.H., M.H.

Aspirasi tersebut disampaikan Hepni Jaya Kusuma, warga Kelurahan Sijangkung yang juga menjabat sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Kalimantan Barat Media Suara Mabes, pada Jumat (9/10/2026). Ia berharap pemerintah dan instansi terkait memberikan perhatian terhadap keselamatan pengguna jalan serta ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Simpang Tiga Jalan Pertanian, Kelurahan Sijangkung. Menurut Hepni, pemasangan lampu peringatan di persimpangan tersebut perlu dipertimbangkan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara saat melintas.

Selain Simpang Tiga Jalan Pertanian, ia juga meminta agar kondisi Jalan Disbun dan sejumlah titik lain yang dinilai berpotensi rawan kecelakaan ditinjau langsung oleh instansi berwenang.

“Saya berharap pihak terkait dapat meninjau langsung kondisi Simpang Tiga Jalan Pertanian, Jalan Disbun, dan titik-titik lainnya yang dinilai rawan kecelakaan. Pemasangan lampu peringatan sangat diharapkan sebagai langkah pencegahan demi keselamatan pengguna jalan,” ujar Hepni.

Menurutnya, upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas membutuhkan dukungan sarana yang memadai, disertai kesadaran dan kedisiplinan setiap pengguna jalan. Karena itu, evaluasi terhadap kondisi jalan dan kebutuhan fasilitas keselamatan dinilai penting untuk mencegah risiko kecelakaan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolsek Singkawang Selatan, IPTU Dian Edi Sarwono, S.H., M.H., memberikan respons melalui grup WhatsApp. Ia menyatakan akan menindaklanjuti masukan tersebut dengan berkoordinasi bersama para pemangku kepentingan terkait.

“Monitor pak Hepni, kita follow up ke stakeholder terkaitnya.. makasih banyak masukan dan saran nya,” demikian tanggapan Kapolsek Singkawang Selatan melalui grup WhatsApp.

Respons tersebut menjadi langkah awal dalam menanggapi aspirasi masyarakat. Namun, realisasi pemasangan lampu peringatan di lokasi yang diusulkan masih memerlukan koordinasi dan tindak lanjut dari instansi yang memiliki kewenangan.

Hepni mengapresiasi respons Kapolsek Singkawang Selatan dan berharap komunikasi tersebut dapat berlanjut pada evaluasi lapangan serta pembahasan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada IPTU Dian Edi Sarwono, S.H., M.H., atas respons dan perhatian terhadap aspirasi yang saya sampaikan. Harapan saya, koordinasi dengan pihak terkait dapat berjalan dengan baik sehingga kebutuhan keselamatan masyarakat di wilayah Sijangkung mendapat perhatian dan tindak lanjut,” ungkapnya.

Selain persoalan keselamatan jalan, Hepni turut menyoroti penggunaan knalpot brong yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat akibat kebisingan yang ditimbulkan.

Ia mengimbau para pengendara sepeda motor agar menggunakan knalpot yang sesuai dengan ketentuan dan spesifikasi teknis kendaraan. Menurutnya, ketertiban berlalu lintas tidak hanya berkaitan dengan keselamatan di jalan, tetapi juga menyangkut sikap saling menghormati di lingkungan tempat tinggal.

Hepni juga mengajak pemilik dan pengelola bengkel sepeda motor untuk berperan aktif mendukung ketertiban dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku dalam pemasangan maupun modifikasi knalpot.

“Saya berharap para pemilik bengkel dapat ikut berperan menjaga ketertiban. Mari kita bersama-sama mendukung penggunaan kendaraan yang sesuai aturan dan tidak menimbulkan kebisingan yang mengganggu masyarakat,” tegasnya.

Ia menilai sinergi antara masyarakat, pemilik bengkel, kepolisian, pemerintah, dan instansi terkait diperlukan agar upaya menjaga keselamatan serta kenyamanan lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Menurut Hepni, edukasi kepada pengendara dan pelaku usaha bengkel perlu berjalan beriringan dengan pengawasan serta penegakan aturan oleh pihak berwenang sesuai tugas dan kewenangannya.

Hepni menegaskan, aspirasi yang disampaikannya merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan dan kenyamanan masyarakat di Kelurahan Sijangkung. Ia berharap masukan tersebut tidak berhenti pada komunikasi, tetapi dapat menjadi bahan evaluasi bagi instansi terkait.

“Harapan saya sederhana, jalan lebih aman, pengendara semakin waspada, dan masyarakat dapat menikmati lingkungan yang tertib serta nyaman. Kami berharap seluruh pihak dapat bekerja sama mencari solusi terbaik demi kepentingan bersama,” tambahnya.

Ia berharap instansi berwenang dapat mengkaji kebutuhan pemasangan lampu peringatan di Simpang Tiga Jalan Pertanian, Jalan Disbun, dan titik lain yang dinilai rawan kecelakaan. Sementara itu, persoalan penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan diharapkan dapat ditangani melalui edukasi, pengawasan, dan penegakan aturan.

( Heru )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *