Corong Publik News, Madiun // – Nanik Sudaryati Deyang resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia mendapat tugas memimpin program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Nanik lahir di Madiun pada 3 Januari 1968. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Kota Madiun, mulai dari SD Muhammadiyah, SMP Negeri 2 Madiun, hingga SMA Negeri 1 Madiun. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan di Jurusan Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto.
Sejak masa sekolah, Nanik dikenal aktif dalam organisasi dan memiliki minat pada dunia tulis-menulis. Ketertarikannya terhadap isu sosial semakin berkembang saat kuliah melalui kegiatan pers mahasiswa.
Setelah menyelesaikan pendidikan, Nanik memilih berkarier di dunia jurnalistik. Ia pernah bekerja di Tabloid Bangkit yang berada di bawah naungan Kompas Gramedia. Dalam perjalanannya, ia kemudian mendirikan Kelompok Media Peluang yang menerbitkan sejumlah media, termasuk majalah wanita Femme dan Tabloid The Politic.
Sebagai wartawan dan penulis, Nanik dikenal sering menulis isu sosial, politik, dan ekonomi, terutama yang berkaitan dengan masyarakat kecil, petani, dan ketahanan pangan. Beberapa tulisannya sempat menjadi perhatian publik karena berisi kritik terhadap kebijakan pemerintah dan kondisi sosial masyarakat.
Pada 2018, nama Nanik sempat menjadi sorotan dalam polemik kasus Ratna Sarumpaet. Peristiwa tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya di dunia jurnalistik dan politik.
Kini, dengan latar belakang jurnalistik dan pendidikan sains yang dimilikinya, Nanik dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional. Ia diharapkan mampu menjalankan program peningkatan gizi masyarakat dan memastikan pelaksanaan program berjalan dengan baik.
Perjalanan Nanik S. Deyang menunjukkan perjalanan panjang dari dunia pendidikan, jurnalistik, hingga pemerintahan.(Red)
Oleh: Adi Suparto Pada Rabu (3/5/2026)






