Corong Publik News, Bengkayang, Kalbar // – Kondisi bangunan eks Rumah Sakit Bengkayang yang telah lama tidak difungsikan kembali menjadi sorotan masyarakat. Bangunan yang berada di pusat Kota Bengkayang itu kini terlihat terbengkalai dan dinilai tidak memberikan manfaat bagi masyarakat.
Salah seorang tokoh pemuda Bengkayang, Gultom, saat diwawancarai awak media pada Selasa (16/6/2026) menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi bangunan tersebut. Menurutnya, keberadaan eks rumah sakit yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah seharusnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
“Yang perlu dipertanyakan oleh masyarakat adalah bagaimana status eks rumah sakit ini. Rumah sakit ini dulunya dibangun oleh pemerintah daerah, tetapi sekarang telah menjadi milik misi Katolik. Mestinya ada kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan pihak misi Katolik agar bangunan ini tidak terbengkalai seperti sekarang,” ujar Gultom.
Ia menilai bangunan yang telah berdiri selama bertahun-tahun itu seharusnya dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali melalui berbagai program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat maupun daerah.
Menurut Gultom, bangunan eks Rumah Sakit Bengkayang tersebut diduga dibangun menggunakan dana pemerintah, baik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Oleh karena itu, pemanfaatannya perlu menjadi perhatian bersama.
“Kalau memang tidak lagi digunakan sebagai rumah sakit, bangunan ini bisa dialihkan fungsinya menjadi tempat penginapan, pusat kegiatan masyarakat, atau taman kota. Banyak alternatif yang bisa dilakukan daripada membiarkannya mangkrak,” katanya.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah bagian bangunan terlihat tidak terawat. Kondisi tersebut menimbulkan kesan kumuh dan memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat yang melintas maupun berkunjung ke kawasan tersebut.
Gultom menyebut bangunan eks Rumah Sakit Bengkayang diperkirakan telah terbengkalai selama kurang lebih satu dekade. Ia berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat mencari solusi terbaik agar aset tersebut dapat kembali dimanfaatkan.
“Kami sebagai warga Bengkayang berharap ke depan bangunan ini dapat digunakan kembali dan jangan dibiarkan berlarut-larut. Sayang sekali jika aset yang begitu besar hanya menjadi bangunan kosong tanpa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana pemanfaatan kembali bangunan eks Rumah Sakit Bengkayang tersebut.
( Rinto Andreas )







