AGMPS Pertanyakan Konsistensi Fungsi Pengawasan Fraksi Golkar DPRD Singkawang

Corong Publik News, Singkawang, Kalbar // – Fraksi Partai Golkar di DPRD Kota Singkawang menuai kritik tajam karena dinilai kehilangan taringnya sebagai kekuatan penyeimbang jalannya pemerintahan daerah. Kritik tersebut dilontarkan oleh Ketua Aliansi Gerakan Masyarakat Peduli Singkawang (AGMPS), Dino Santana, pada Kamis (1/10/2026) sore

Menurut Dino, sikap Fraksi Golkar saat ini sangat disayangkan oleh masyarakat. Padahal pada Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Singkawang lalu, partai berlambang pohon beringin ini menjadi satu-satunya kekuatan politik yang berani mengambil posisi sebagai oposisi demi mengawal kepentingan publik.

“Kehilangan ketajaman ini dianggap ironis mengingat partai menempatkan tiga orang kader terbaiknya di komisi-komisi vital DPRD Kota Singkawang yang memegang fungsi pengawasan strategis. Bahkan, sebagian di antaranya merupakan legislator yang sudah menjabat selama dua periode, sehingga dinilai sudah sangat mumpuni dan berpengalaman,” jelasnya

Dino juga mengendus adanya indikasi ketidakserasian hubungan di internal partai yang mulai terlihat dalam beberapa kegiatan publik. Salah satu contoh paling mencolok adalah absennya seluruh anggota fraksi dalam kegiatan resmi parpol baru-baru ini, yaitu penyerahan bantuan logistik untuk Masyarakat Peduli Api (MPA) Kota Singkawang.

“Alih-alih hadir bergotong royong bersama pengurus partai, sejumlah anggota legislatif tersebut justru diketahui membuat agenda kegiatan sendiri di tempat terpisah,” ucapnya

Melihat fenomena tersebut, Dino mengaku heran dan mempertanyakan akar permasalahan yang terjadi. Ia mempertanyakan apakah kondisi ini disebabkan oleh kurangnya ketegasan dari pihak pengurus struktur partai, atau memang para anggota fraksi di legislatif yang sudah tidak lagi sejalan dengan semangat dan garis perjuangan partai.

Dino menegaskan bahwa masyarakat Singkawang menaruh harapan besar agar fraksi partai ini tetap konsisten menjadi kontrol sosial yang kritis, konstruktif, serta tidak sekadar mengekor atau mengikuti arus kebijakan pihak eksekutif.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *