Corong Publik News, Bengkayang, Kalbar // – Mahasiswa Institut Shanti Bhuana melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Serangkat, Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada 30 Juli hingga 29 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Mengusung tema “Melalui Penguatan Spiritualitas, Pendidikan, Ekonomi, Ekologi, dan Teknologi Menuju Desa yang Mandiri dan Berkelanjutan,” mahasiswa berupaya menghadirkan program pengabdian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan pengembangan potensi lokal.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok Sel. Sel 1 dikoordinasikan oleh Seno, sedangkan Sel 2 dikoordinasikan oleh Wiranto. Kedua kelompok tersebut didampingi oleh dosen pembimbing, Usman, S.E., M.M., yang memberikan arahan selama kegiatan berlangsung.
Program KKN ini mencakup lima bidang utama, yakni spiritualitas, pendidikan, ekonomi, ekologi, dan teknologi.
Pada bidang spiritualitas, mahasiswa mendorong penguatan nilai-nilai moral, kebersamaan, kepedulian, serta semangat pelayanan dalam kehidupan bermasyarakat.
Di bidang pendidikan, program diarahkan untuk mendukung peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Sementara itu, bidang ekonomi berfokus pada upaya mendorong masyarakat mengenali dan mengembangkan potensi ekonomi lokal guna mendukung kemandirian serta kesejahteraan keluarga.
Pada bidang ekologi, mahasiswa mengangkat pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan serta memanfaatkan sumber daya alam secara bertanggung jawab.
Adapun bidang teknologi diarahkan pada pemanfaatan teknologi tepat guna untuk mendukung aktivitas masyarakat dan membuka peluang pengembangan desa.
Melalui program-program tersebut, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung pembangunan desa sekaligus membangun hubungan kerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Pelaksanaan KKN tidak hanya menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran langsung dalam memahami kehidupan sosial masyarakat.
Mahasiswa berkesempatan mengembangkan kemampuan berkomunikasi, membangun kerja sama, melatih kepemimpinan, serta menumbuhkan tanggung jawab sosial melalui interaksi dengan masyarakat Desa Serangkat.
Kegiatan ini juga sejalan dengan identitas Institut Shanti Bhuana yang mengedepankan Budaya Amare atau budaya cinta kasih. Nilai tersebut diwujudkan melalui semangat melayani, kepedulian terhadap sesama, penghargaan terhadap kearifan lokal, serta komitmen untuk bertumbuh bersama masyarakat.
Dosen pembimbing, Usman, S.E., M.M., mendampingi mahasiswa agar pelaksanaan program kerja berjalan terarah dan selaras dengan tujuan pengabdian. Pendampingan ini diharapkan membantu mahasiswa mengintegrasikan pengetahuan akademik, nilai kemanusiaan, dan pengalaman lapangan.
Dengan semangat kebersamaan, mahasiswa KKN Institut Shanti Bhuana diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan potensi Desa Serangkat.
Lebih dari sekadar menjalankan program kerja, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya desa yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.
Institut Shanti Bhuana hadir untuk melayani, belajar bersama masyarakat, dan membangun masa depan desa melalui cinta kasih.
( Rinto Andreas )







